Pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 SMA Negeri 5 Tasikmalaya

Berita Hits: 16

SMA Negeri 5 Tasikmalaya resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun Ajaran 2026/2027 pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang dengan prinsip ramah anak, menekankan suasana aman, menyenangkan, inklusif, dan mendukung perkembangan holistik setiap siswa baru.

Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 5 Tasikmalaya, Hj. Iis Suminar Rahmi, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa MPLS Ramah Anak bukan sekadar orientasi, melainkan proses pengenalan lingkungan sekolah yang menghargai hak-hak anak, menghindari kekerasan (fisik maupun verbal), serta memprioritaskan kesejahteraan emosional dan psikologis siswa.

Penyerahan kegiatan secara simbolis diwakili oleh Ketua Komite SMA Negeri 5 Tasikmalaya. Sementara itu, Ketua Pelaksana MPLS, Bapak Miftah Ariangga, S.Pd., dalam laporannya menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disusun dengan mempertimbangkan aspek ramah anak, termasuk jadwal yang tidak memberatkan, metode penyampaian materi yang interaktif dan menyenangkan, serta ketersediaan fasilitas pendukung yang nyaman.

Materi Pendidikan Karakter dalam MPLS Ramah Anak

Salah satu pilar utama kegiatan adalah Pendidikan Karakter Panca Waluya dan 8 Dimensi Profil Lulusan, yang disampaikan dengan pendekatan ramah anak:

Materi ini diintegrasikan dengan kegiatan menyenangkan seperti “Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai”, sesi pengenalan diri, serta berbagai demo ekstrakurikuler yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya tanpa tekanan.

Pendekatan Ramah Anak dalam Pelaksanaan

Kegiatan MPLS Ramah Anak ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi siswa baru untuk tumbuh dan berkembang secara optimal di SMA Negeri 5 Tasikmalaya. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga akhir pekan ini dengan berbagai sesi pengenalan visi-misi sekolah, budaya sekolah, ekstrakurikuler, dan penutupan yang penuh makna.

SMA Negeri 5 Tasikmalaya terus berkomitmen mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak sesuai dengan semangat Merdeka Belajar.

Print